Jumat, 26 Januari 2018

Perbedaan Antara Windows 10 Home dan Windows 10 Pro

Windows 10, sistem operasi terbaru dari Windows, tersedia dalam 7 varian edisi, antara lain: Home, Pro, Enterprise, Mobile, Education, Mobile Enterprise, dan IoT Core. Dari ketujuh edisi Windows 10 tersebut, hanya Windows 10 Home, Windows 10 Pro, dan Windows 10 Enterprise yang tersedia untuk pengguna laptop / desktop.
Dikarenakan Windows 10 Enterprise edition sebenarnya dikhususkan untuk pengguna bisnis, kita, para pengguna rumahan hanya memiliki dua pilihan, yakni antar Pro dan Home
.


Logo Windows 10

Logo Windows 10

Jika Anda ingin mengetahui apa saja perbedaan antara Windows 10 Home dan Windows 10 Pro, atau jika Anda ingin mengetahui fitur apa saja yang Anda dapatkan ketika mengupgrade edisi Home ke Pro, Anda dapat melihat tabel perbedaan antara Windows 10 Home dan Windows 10 Pro di bawah ini:
Perbedaan Windows 10 Home dan Windows 10 Pro
FeaturesHomePro
Customizable StartAdaAda
Windows Defender and Windows firewallAdaAda
Fast startup with Hiberboot and InstantGoAdaAda
TPM SupportAdaAda
Battery SaverAdaAda
Windows UpdateAdaAda
Cortana
Talk or type naturallyAdaAda
Personal and proactive suggestionsAdaAda
RemindersAdaAda
Search web, device, and cloudAdaAda
“Hey Cortana” hands-free activationAdaAda
Windows Hello
Native fingerprint recognitionAdaAda
Native facial and iris recognitionAdaAda
Enterprise level securityAdaAda
Multi-doing
Virtual desktopsAdaAda
Snap assist (up to four apps on one screen)AdaAda
Snap apps across screens on different monitorsAdaAda
Continnum
Switch from PC to tablet modeAdaAda
Microsoft Edge
Reading viewAdaAda
Built-in ink supportAdaAda
Cortana integrationAdaAda
Security
Device EncryptionAdaAda
Microsoft PassportAdaAda
Enterprise Data ProtectionTidak AdaAda
Windows as a service
Windows UpdateAdaAda
Windows Update for businessTidak AdaAda
Current branch for businessTidak AdaAda
Management and deployment
Side-loading of line of business appsAdaAda
Mobile device managementAdaAda
Ability to join Azure directory, win single sign-on to cloud-hosted appsTidak AdaAda
Business Store for Windows 10Tidak AdaAda
Easy Upgrade from Pro to Enterprise EditionTidak AdaAda
Easy Upgrade from Home to Education EditionAdaTidak Ada
Existing fundamentals
Device EncryptionAdaAda
Domain JoinTidak AdaAda
BitLockerTidak AdaAda
Group PolicyTidak AdaAda
Enterprise Mode Internet ExplorerTidak AdaAda
Assigned Access 8.1Tidak AdaAda
Remote DesktopTidak AdaAda
Seperti yang dapat Anda lihat pada tabel diatas, Windows 10 Home merupakan edisi Windows paling minim fitur, namun meski begitu, semua fitur terbaru yang ada pada Windows 10 sudah ada pada Windows 10 Home. Fitur yang tidak ada pada edisi Home dibandingkan Pro hanya Domain join, Group Policy, BitLocker, Remote Desktop, Assigned Access, Enterprise Mode Internet Explorer, Business Store, Enterprise data protection, Windows Update for Business, dan Current Branch for Business saja.
Jika Anda pengguna rumahan, AplikasiPC menyarankan agar menggunakan Home Edition saja karena fitur seperti Domain join, Windows Update for Business, dan Current Branch for Business tidak diperlukan bagi pengguna rumahan, meskipun fitur seperti BitLocker, Remote Desktop, dan Group Policy memang agak dibutuhkan meski Anda pengguna rumahan. Selain itu Windows 10 Home Edition juga pasti akan lebih ringan dijalankan ketimbang Windows 10 Pro Edition.
Yang mengejutkan, beberapa fitur lanjutan seperti Windows To Go Creator, AppLocker, Credential Guard, dan Device Guard ternyata tidak hanya hadir pada Windows 10 Enterprise, namun fitur tersebut juga hadir pada Windows 10 Education Edition.

Perakitan Komputer

1. Tujuan
a. Dapat mengenali komponen-komponen komputer
b. Dapat mengetahui fungsi dari komponen komputer
c. Dapat merakit komputer

2. Teori Singkat
Hardware biasa kita sebut dengan perangkat keras merupakan benda konkrit yang dapat disentuh dan dilihat. Hardware terdiri dari rangkaian-rangkaian elektronik yang bertugas untuk melakukan komputasi. Secara garis besar hardware terdiri dari :
a. Alat masukan (input)
Alat masukan adalah seperangkat alat yang digunakan untuk menerima masukan (input) ke dalam suatu sistem, termasuk di dalamnya keyboard, mouse, touch screen, scanner, dan lain-lain.
b. Alat pemroses
Alat pemroses adalah alat dimana instruksi-instruksi program diproses untuk mengolah data yang sudah dimasukkan lewat alat input dan hasilnya akan ditampilkan di alat keluaran. Termasuk ke dalam alat pemroses adalah CPU dan memori.
c. Alat keluaran (output)
Alat keluaran adalah alat yang digunakan untuk menampilkan data yang telah dimasukkan oleh alat input dan telah diproses oleh alat pemroses. Termasuk ke dalam alat keluaran adalah printer, monitor, speaker, dan lain-lain.

3. Peralatan
a. Casing
b. PS 250 Watt
c. Processor
d. Min RAM 256 MB
e. Min HDD 10 GB
f. FDD 3,5”
g. Min CD Drive 32x
h. Min VGA 800 x 600
i. Sound Card
j. NIC 10/100 mbps
k. Monitor 14”
l. Jumper
m. Obeng
n. Kabel ATA
o. Baut

  1. Langkah Kerja
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
a. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

b. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
Jenis socket
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.

Jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
  3. Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

c. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas. Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

d. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard. Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul. Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut :
Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.

Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

e. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

f. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU

    g. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.


h. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
    5. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. 
    6. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
    7. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
    8. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

i. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.
Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

j. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

MEMBUAT LOGO IM3 MENGGUNAKAN CORELDRAW X5 Assalamualaikum, hai teman-teman semua.,.,,jumpa lagi di pondok tutorial media. okey,,,,kali ...